MULTIPLE CASE STUDY: GAMBARAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI TERKONTROL YANG MENJALANI SPINAL ANESTESI DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA
Keywords:
Controlled Hypertension, Blood Pressure Drop, Spinal Anesthesia, Hemodynamics, Hipertensi Terkontrol, Penurunan Tekanan Darah, Spinal Anestesi, HemodinamikAbstract
Latar Belakang: Spinal anestesi berisiko menyebabkan hipotensi akibat blokade simpatis yang menyebabkan vasodilatasi dan penurunan resistensi vaskular sistemik, dengan risiko lebih tinggi pada pasien hipertensi terkontrol karena penurunan sensitivitas barorefleks. Tujuan: Menggambarkan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi terkontrol yang menjalani spinal anestesi di Rumah Sakit Daerah Mangusada. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan multiple case study pada 3 partisipan hipertensi terkontrol yang menjalani spinal anestesi di Rumah Sakit Daerah Mangusada. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen utama yaitu peneliti sendiri, serta didukung oleh instrumen tambahan berupa panduan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan single case analysis dan cross case analysis. Hasil: Ketiga partisipan mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan mulai menit pertama dan mencapai nadir pada menit ke-5 pasca penyuntikan, melampaui ambang hipotensi intraoperatif (≥20% dari baseline). Partisipan 1 memerlukan vasopresor intravena dan loading cairan, sedangkan partisipan 2 dan 3 membaik secara spontan. Seluruh partisipan mencapai hemodinamik stabil pada fase pasca anestesi. Kesimpulan: Pasien hipertensi terkontrol yang menjalani spinal anestesi mengalami penurunan tekanan darah intra anestesi lebih dari 20% dari baseline, dipengaruhi oleh faktor esensial. Stabilitas hemodinamik tercapai melalui intervensi farmakologis maupun pemulihan spontan.






