CAPACITY BUILDING PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PENGURUS PALANG MERAH REMAJA (PMR) DAN SISWA-SISWI SMP IT NUR HIDAYAH TERKAIT GIZI DAN KESEHATAN

Authors

  • Amelya Ayusari FK UNS
  • Yulia Lanti Retno Dewi Universitas Sebelas Maret
  • Amalina Shabrina Universitas Sebelas Maret
  • Budiyanti Wiboworini Universitas Sebelas Maret
  • Kusmadewi Eka Damayanti Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Arifian Karim Yamsum Universitas Sebelas Maret
  • Rifaldi Dwiva Nusantara Khoiri Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Faruq Afifuddin Universitas Sebelas Maret

Keywords:

remaja, masalah gizi, PMR, capacity building

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan terkait gizi. Di Indonesia, data menunjukkan adanya masalah gizi ganda yang signifikan: prevalensi remaja dengan gizi kurang mencapai 8,1% dan gizi lebih sebesar 13,5%. Ketidakseimbangan gizi ini perlu segera ditangani karena fase remaja adalah periode transisi krusial menuju dewasa, di mana mereka aktif membentuk identitas dan dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Perilaku konsumsi individu sangat dipengaruhi oleh pengetahuan mengenai gizi. Oleh karena itu, edukasi gizi dan dampaknya terhadap kesehatan harus diberikan kepada remaja sejak dini. Pengetahuan yang memadai akan membimbing mereka untuk menerapkan gaya hidup sehat dan, lebih jauh, memungkinkan mereka untuk mempengaruhi teman sebaya di sekitar mereka. Edukasi remaja dinilai paling efektif jika dilakukan melalui sekolah. Alasan utamanya adalah remaja menghabiskan hampir separuh waktu mereka di lingkungan pendidikan. Sekolah menyediakan platform strategis dan cakupan yang menyeluruh untuk intervensi. Pelibatan organisasi sekolah, seperti Palang Merah Remaja (PMR), serta intervensi berbasis sekolah dapat diimplementasikan tanpa memerlukan penyesuaian besar terhadap jadwal dan gaya hidup remaja. Dengan menjadikan sekolah sebagai pusat edukasi, diharapkan terbentuknya kebiasaan gizi seimbang yang berkelanjutan, demi menciptakan generasi muda yang sehat dan berkualitas. Tujuan : Memberikan capacity building pengurus PMR dan siswa/siswi kelas 8 mengenai gizi dan kesehatan. Metode : Pengabdian RG berkolaborasi dengan Sekolah Menengah Pertama IT Nur Hidayah, karena memiliki Palang Merah Remaja (PMR) sebagai salah satu organisasi siswa. Kegiatan ini berupa pelatihan mengenai skrining/pengukuran status gizi, pemberian edukasi dampak kesehatan akibat masalah gizi yang tidak diatasi, gizi seimbang dan hidrasi. Materi disampaikan dengan ceramah interaktif serta praktik pengukuran status gizi. Hasil : Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi kesehatan yang diikuti oleh siswa siswi kelas 8 dan pengurus PMR Madya SMP IT Nur Hidayah Surakarta sebanyak 169 siswa. Kesimpulan : Kegiatan ini menunjukkan bahwa metode edukasi dengan menggabungkan teori dan praktik efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menilai status gizi serta memilih makanan sehat.

Author Biographies

Amelya Ayusari, FK UNS

Bagian Ilmu Gizi

Yulia Lanti Retno Dewi, Universitas Sebelas Maret

Bagian Ilmu Gizi

Amalina Shabrina, Universitas Sebelas Maret

Bagian Ilmu Gizi

Budiyanti Wiboworini, Universitas Sebelas Maret

Bagian Ilmu Gizi

Kusmadewi Eka Damayanti, Universitas Sebelas Maret

Bagian Ilmu Gizi

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Ayusari, A., Dewi, Y. L. R., Shabrina, A., Wiboworini, B., Damayanti, K. E., Yamsum, M. A. K., … Afifuddin, M. F. (2025). CAPACITY BUILDING PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PENGURUS PALANG MERAH REMAJA (PMR) DAN SISWA-SISWI SMP IT NUR HIDAYAH TERKAIT GIZI DAN KESEHATAN. Journal of Health Sciences Leksia (JHSL), 3(6), 9–15. Retrieved from https://jhsljournal.com/index.php/ojs/article/view/146

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)