GAMBARAN NYERI SENDI RHEUMATOID ARTHRITIS, OSTEOARTHRITIS DAN GOUT ARTRITIS PADA LANSIA DI POSYANDU DINOYO RW III
Keywords:
Nyeri sendi, Rheumatoid Arthritis, Osteoarthritis, Gout Artritis, LansiaAbstract
Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60–74 tahun yang mengalami berbagai perubahan biologis, fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu perubahan yang sering terjadi adalah pada sistem muskuloskeletal yang dapat menimbulkan masalah berupa nyeri sendi. Penyakit yang umum dialami lansia antara lain Rheumatoid Arthritis, Osteoarthritis, dan Gout Artritis. Kondisi ini dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup lansia, sehingga perlu diketahui gambaran nyeri sendi berdasarkan jenis penyakit yang dialami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyeri sendi pada lansia dengan Rheumatoid Arthritis, Osteoarthritis, dan Gout Artritis di Posyandu Dinoyo RW III. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 lansia, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi tanda dan gejala nyeri sendi yang dialami responden berdasarkan jenis penyakit. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 responden (20%) mengalami Rheumatoid Arthritis, 4 responden (13,3%) mengalami Gout Artritis, 6 responden (20%) mengalami lebih dari satu jenis nyeri sendi, dan 14 responden (46,7%) tidak mengalami nyeri sendi. Kesimpulan: Gambaran nyeri sendi pada lansia di Posyandu Dinoyo RW III menunjukkan bahwa Rheumatoid Arthritis merupakan jenis penyakit yang paling banyak dialami dibandingkan Osteoarthritis dan Gout Artritis.






