TEORI ENCEPHALON DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME: IMPLIKASINYA TERHADAP PEMAHAMAN KESEHATAN

Authors

  • Wiwik Widiyati STIKes Maluku Husada

Keywords:

Encephalon, Constructivism, Human Health, Cognition, Health Behavior

Abstract

Latar belakang: Kesehatan manusia merupakan konsep multidimensional yang melibatkan aspek biologis, psikologis, dan sosial. Encephalon sebagai pusat sistem saraf memiliki peran penting dalam mengatur proses kognitif, emosi, dan perilaku yang berkaitan dengan kesehatan. Di sisi lain, teori konstruktivisme memandang bahwa pengetahuan kesehatan dibentuk secara aktif melalui pengalaman dan interaksi individu dengan lingkungannya. Tujuan: artikel ini bertujuan untuk mengkaji teori encephalon dalam perspektif konstruktivisme serta implikasinya terhadap pemahaman kesehatan manusia. Metode: metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil : kajian menunjukkan bahwa fungsi encephalon menjadi dasar biologis bagi proses konstruksi pengetahuan kesehatan, sehingga pemahaman dan perilaku kesehatan tidak hanya ditentukan oleh faktor fisiologis, tetapi juga oleh proses kognitif dan sosial. Kesimpulan: Integrasi teori encephalon dan konstruktivisme memberikan pendekatan holistik dalam memahami kesehatan manusia.

Downloads

Published

2026-07-11

How to Cite

Wiwik Widiyati. (2026). TEORI ENCEPHALON DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME: IMPLIKASINYA TERHADAP PEMAHAMAN KESEHATAN. Journal of Health Sciences Leksia (JHSL), 4(3), 24–32. Retrieved from https://jhsljournal.com/index.php/ojs/article/view/180

Issue

Section

Articles