HUBUNGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KEMAMPUAN MERAWAT ANGGOTA KELUARGA PASCA PERNIKAHAN DINI DI SUKU TENGGER
Keywords:
Early marriage, Psychological well-being, Caregiving ability, Tengger tribe, FamilyAbstract
Latar belakang : Pernikahan dini merupakan fenomena sosial yang masih marak terjadi, terutama di komunitas adat seperti Suku Tengger di Kabupaten Pasuruan. Praktik ini sering kali dilatarbelakangi oleh faktor budaya, ekonomi, dan sosial, namun dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis serta kemampuan pasangan muda dalam merawat anggota keluarga. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesejahteraan psikologis dan kemampuan merawat anggota keluarga pasca pernikahan dini di kalangan masyarakat Suku Tengger. Metode : menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasangan suami istri Suku Tengger yang menikah di usia dini, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kesejahteraan psikologis dan kemampuan merawat keluarga, dengan data dianalisis menggunakan uji statistik korelasi Pearson. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kesejahteraan psikologis yang rendah hingga sedang dan kemampuan merawat keluarga yang juga tergolong sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dengan kemampuan merawat anggota keluarga (p < 0,05), yang berarti semakin tinggi kesejahteraan psikologis maka semakin baik pula kemampuan merawat keluarga. Kesimpulan : penelitian ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan psikologis merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas pengasuhan dalam keluarga pasca pernikahan dini. Disarankan agar pihak keluarga dan tokoh masyarakat lebih proaktif dalam memberikan dukungan emosional dan edukasi kepada pasangan muda, serta perlunya keterlibatan lintas sektor seperti pemerintah dan lembaga kesehatan dalam mengurangi praktik pernikahan dini dan mendampingi keluarga muda dalam menjalani kehidupan rumah tangga yang sehat dan sejahtera.






