FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PETANI DI KELURAHAN WAKOKO, KECAMATAN PASARWAJO, KABUPATEN BUTON
Keywords:
hipertensi , Usia, stres, kopi , merokok , paparan pestisidaAbstract
Latar Belakang: Hipertensi salah satu jenis penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun walaupun tindakan promotif dan preventif sudah banyak dikembangkan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seseorang dapat disebut menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik 140 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, jumlah kasus hipertensi meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020 sebanyak 3.548 kasus dan terjadi penurunan kasus pada tahun 2021 dengan jumlah 2.202 kasus, kemudian pada tahun 2022 kembali mengalami peningkatan jumlah kasus hipertensi sebanyak 6.420 kasus. Data kasus hipertensi di Puskesmas Pasarwajo dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dimana tahun 2021 sebanyak 109 kasus, pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 564 kasus. Kelurahan Wakoko merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Pasarwajo yang sebagian masyarakatnya masih bekerja di sektor petanian. Hipertensi sendiri tidak hanya terjadi kalangan masyarakat umum, hipertensi juga bisa terjadi pada petani. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada petani di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton Tahun 2023. Metode penelitian: analitik observasional dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang berada di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, dengan jumlah sampel 104 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tekanan darah, kemudian dianalisis secara univariate dan bivariat. Hasil Penelitian: Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan usia (p value 0,000), stres (p value 0,006), kebiasaan minum kopi (p value 0,004), merokok (p value 0,000), paparan pestisida (p value 0,000) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Usia, stress, kebiasaan minum kopi, merokok, dan paparan pestisida berhubungan dengan kejadian hipertensi pada petani di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton Tahun 2023. Dengan demikian, diharapkan kepada tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan edukasi melalui penyuluhan terkait dengan kejadian hipertensi kepada masyarakat.






