GAMBARAN SELF EFFICACY DAN MANAJEMEN DIRI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU
Keywords:
diabetes mellitus, manajemen diri, self efficacyAbstract
Latar Belakang Diabetes Melitus Tipe II (DM Tipe 2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang serta keterlibatan aktif pasien dalam perawatan diri. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan diabetes adalah self efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam merawat penyakit. Seiring dengan adanya peningkatan self efficacy maka tingkat manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 semakin baik yang berdampak pada peningkatan kontrol metabolic. Tujuan : untuk mengetahui gambaran self efficacy dan manajemen diri diabetes pada pasien DM Tipe II di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Metode : menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 67 orang melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan Diabetes Self Management Questionnaire (DMSQ). Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa (79,1%), berjenis kelamin perempuan (62,7%), dan berpendidikan menengah (53,7%). Sebagian besar responden memiliki self efficacy kategori baik (91,0%) dan manajemen diri kategori sedang (86,6%). Kesimpulan Penelitian ini penting dilakukan mengingat tingginya prevalensi diabetes melitus serta masih banyak pasien yang belum memahami pentingnya keterlibatan aktif dalam pengelolaan penyakitnya. Dengan memahami gambaran self efficacy dan manajemen diri pasien, tenaga kesehatan dapat menyusun intervensi edukatif yang lebih tepat sasaran guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Saran diharapkan pasien tetap mempertahankan keyakinan diri yang tinggi dan terus menerapkan manajemen diri secara optimal di rumah.






